DLH Grobogan Hadiri Pengukuhan Kader Adiwiyata dan Duta Lingkungan MAN 1, Dorong Generasi Peduli Lingkungan




Grobogan -  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan melalui Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup menghadiri kegiatan pengukuhan Kader Adiwiyata dan Duta Lingkungan.

Pada Senin, 6 April 2026 dilaksanakan kegiatan pengukuhan Kader Adiwiyata dan Duta Lingkungan MAN 1 Gorbogan. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen sekaligus langkah awal dalam menguatkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MAN 1 Grobogan, H. Kasmuin, S.Ag., S.Pd., M.Pd., Ketua Adiwiyata MAN 1 Grobogan, Joko Riswanto, S.T., M.M., Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Grobogan, S. Gunawan Widiyanto, S.KM., M.Kes., serta Kusnaningsih selaku Ketua Bank Sampah Unit Sumber Berkah Kelurahan Kalongan. Turut hadir pula para peserta kader Adiwiyata, duta lingkungan, serta guru pendamping.


Dalam sambutannya, Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, S. Gunawan Widiyanto, menyampaikan bahwa MAN 1 Grobogan diarahkan untuk mengajukan diri sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi, mengingat kewenangan penilaiannya berada di tingkat provinsi. DLH Kabupaten Grobogan berperan dalam memberikan pendampingan dan pembinaan agar sekolah dapat memenuhi kriteria serta meraih predikat Sekolah Adiwiyata Provinsi sebagai langkah awal menuju jenjang yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa kebersihan merupakan bagian dari nilai ibadah yang harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengapresiasi Mars Adiwiyata yang mengandung pesan kuat tentang kecintaan terhadap lingkungan sebagai upaya menjaga kelestarian bumi sebagai ibu pertiwi.

Dalam implementasinya, program Adiwiyata diharapkan dapat diwujudkan melalui lima aspek utama, yaitu kebersihan dan sanitasi, penghijauan, pengelolaan sampah, konservasi energi, serta konservasi air. Upaya penghijauan dapat tetap dilakukan meskipun dengan keterbatasan lahan, seperti melalui metode vertikal atau penggunaan pot tanaman.

Selain itu, peran kader Adiwiyata dan duta lingkungan tidak hanya terbatas di lingkungan sekolah, tetapi juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat peduli dan berbudaya lingkungan hidup dapat terus tumbuh dan berkembang, serta mendorong terciptanya generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.


Dapatkan Data yang Anda Cari