Gelar Bedah Dokumen Secara Hybrid, DLH Grobogan Target Tembus Adiwiyata Nasional
Grobogan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan kegiatan Bedah Dokumen dan Pengisian Kelengkapan Data Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) Tahun 2026 pada Aplikasi SIDIA secara hybrid di Aula Dong Dayakan DLH Kabupaten Grobogan, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh sekolah-sekolah penerima penghargaan Adiwiyata Kabupaten dan Adiwiyata Provinsi periode 2021–2025. Sebanyak 32 sekolah mengikuti kegiatan secara luring, sementara 77 sekolah lainnya berpartisipasi secara daring melalui Zoom Meeting.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, Heru Dwi Cahyono, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Program Adiwiyata bukan sekadar upaya meraih penghargaan, melainkan sarana membangun karakter generasi muda yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup.
"Sekolah Adiwiyata harus menjadi pusat pembelajaran lingkungan hidup yang mampu menanamkan perilaku ramah lingkungan kepada seluruh warga sekolah. Penghargaan hanyalah hasil, sedangkan yang terpenting adalah perubahan budaya dan perilaku yang berkelanjutan," tegas Heru.
Kegiatan selanjutnya dipandu oleh S. Gunawan Widiyanto, SKM., M.Kes., Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Grobogan, yang menyampaikan materi mengenai dasar hukum dan kebijakan Program Adiwiyata berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata.
Materi berikutnya disampaikan oleh Sigit Harnoto, S.E. yang memaparkan tata cara pengisian dan kelengkapan data pada Aplikasi SIDIA. Dalam paparannya dijelaskan mengenai mekanisme pengajuan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional, penyederhanaan indikator, serta sistem penilaian berjenjang yang terdiri dari 24 indikator utama.
Meskipun kegiatan dilaksanakan secara hybrid dan sempat mengalami beberapa kendala jaringan, antusiasme peserta tetap tinggi. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan terkait pemenuhan indikator Program Adiwiyata. Selain itu, tim DLH Kabupaten Grobogan juga memberikan pendampingan langsung kepada sekolah-sekolah yang masih mengalami kendala dalam pengisian akun maupun pemenuhan dokumen pendukung pada Aplikasi SIDIA.
Melalui kegiatan ini, DLH Kabupaten Grobogan berharap semakin banyak sekolah di Kabupaten Grobogan yang mampu memenuhi persyaratan dan lolos dalam seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2026, sehingga dapat memperkuat budaya peduli lingkungan hidup di lingkungan sekolah sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Grobogan di tingkat nasional.
#Adiwiyata2026 #SekolahAdiwiyata #DLHGrobogan #PeduliLingkungan #GroboganHijau #PariwaraAntikorupsi #AntikorupsiGrobogan
Unduh hasil kuisioner Implementasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata pada Sekolah Calon Adiwiyata Nasional di Kabupaten Grobogan.