Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda ke-98, DLH Kabupaten Grobogan Ikuti Upacara Peringatan Secara Daring dan Luring
GROBOGAN — Rabu (28/10/2026), Suasana penuh semangat persatuan dan jiwa muda terasa menggebu sejak pagi hari di Kabupaten Grobogan. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenakan seragam Korpri lengkap tampak bersiap menjalankan tugas negara, bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026.
Tak ketinggalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan turut serta mengelorakan momentum bersejarah ini melalui partisipasi aktif dalam upacara bendera, baik secara luring (offline) maupun daring (online).
Sesuai arahan Nota Dinas Pemerintah Kabupaten Grobogan Nomor 400.14.1.1/46/2026 tanggal 27 Oktober 2026, DLH Kabupaten Grobogan mengutus lima perwakilan pejabat fungsional dan staf teknis untuk menghadiri Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Kabupaten Grobogan yang dipusatkan di Halaman Setda Kabupaten Grobogan pada pukul 07.00 WIB.
Sementara itu, jajaran karyawan dan karyawati DLH Kabupaten Grobogan lainnya mengikuti prosesi upacara secara khidmat melalui siaran daring di Aula Dong Dayakan Kantor DLH Kabupaten Grobogan.
Menghayati Teks Sumpah Pemuda
Dalam prosesi peringatan ini, nilai sejarah kembali digaungkan melalui pembacaan Teks Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak perjuangan bangsa:
1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Makna Sumpah Pemuda dalam Pengelolaan Lingkungan
Bagi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, ikrar persatuan yang dicetuskan oleh para pemuda pada tahun 1928 tersebut mengandung relevansi moral yang sangat erat dengan isu lingkungan hidup di masa kini:
1 Menjaga "Tanah Air" Sebagai Rumah Bersama: Mengaku bertumpah darah satu berarti memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keberlanjutan tanah, air, dan udara Indonesia dari ancaman pencemaran serta kerusakan lingkungan. Pemuda adalah benteng terdepan dalam aksi nyata kelestarian bumi.
2. Persatuan Gerakan Lingkungan: Semangat kebangsaan menuntut kolaborasi lintas sektor. Masalah sampah dan krisis iklim tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan gerakan gotong royong seluruh elemen masyarakat terutama generasi muda melalui aksi pemilahan sampah, penghijauan, dan pola hidup ramah lingkungan.
3. Eko-Inovasi Generasi Muda: Ikrar pemuda menjadi pemicu lahirnya gagasan inovatif, teknologi hijau, serta perubahan perilaku menuju tata kelola lingkungan yang berkelanjutan demi mewujudkan Kabupaten Grobogan yang ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah).
Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, DLH Kabupaten Grobogan mengajak seluruh generasi muda di Kabupaten Grobogan untuk menjadikan semangat persatuan sebagai energi utama dalam merawat bumi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup demi generasi mendatang.